Walau Dulu Rasa Cinta Pernah Ada, Kini Aku Telah Merelakanmu Bersama yang Lainnya.

Untukmu, Dirimu yang selalu kunikmati dari kejauhan. Dulu sekali, rasa cinta memang sangat akrab dan sering bergelayut manja di rongga hatiku. Selalu berhasil membuatku meremang ketika sosokmu tak sengaja tertangkap oleh mata.

Ini saat-saat dimana kita harus mikirin diri sendiri

Ada sebuah kalimat yang bilang kalau ‘musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri’ jadi kalau kita pengen dihargai, maka hargailah dulu diri agan sendiri (jangan badan agan ye yang dipukul-pukul) .

CINTA YANG TERLAMBAT

Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus

Filosofi Matematika Dalam Kehidupan

Pernah nggak Anda berpikir… 1. Mengapa PLUS di kali PLUS hasilnya PLUS? 2. Mengapa MINUS di kali PLUS atau sebaliknya PLUS di kali MINUS hasilnya MINUS? 3. Mengapa MINUS di kali MINUS hasilnya PLUS? Hikmahnya adalah:

Mengapa Allah Menyebut Manusia Paling Sempurna

Hidup adalah perjuangan. Tanpa perjuangan, nihil; nonsens. Walau takdir pada hakikatnya berada di tangan Tuhan, tapi itu bukanlah alasan untuk berpangku tangan, bermanja-manja dan bermalas-malasan.

Monday, 18 May 2015

Jomblo Dunia Maya VS Jomblo Dunia Nyata

Jomblo Dunia Maya : 


1. Jomblo Kepo

Kalau jenis yang satu ini, jumlahnya cukup membludak di dunia maya. Mereka yang masuk ke dalam jenis jomblo kepo, kebanyakan adalah orang-orang yang udah naik level dari jomblo ngenes. Karena jomblo yang satu ini, udah punya inisiatif lebih dibandingkan kelihatan menyedihkan. Yaitu, dengan kepoin orang-orang lain yang juga jomblo.

Harapannya sih, supaya orang-orang yang jomblo itu, juga bisa dekat sama mereka dan ending-nya, bakalan jadian. Jomblo jenis ini bakalan kelihatan tahu dengan semua aktivitas dan juga kesukaan kamu, karena kerjaannya memang kepoin akun orang lain secara mendalam.

Bukan cuma itu. Jomblo ini juga ternyata update sama perkembangan di dunia maya lho. Mereka ini tahu soal gosip-gosip terbaru yang berkembang. Udah gitu, mereka juga gak segan buat mention kamu kalau di dunia maya. Keren kan?.

2. Jomblo Ngenes

Jomblo ngenes adalah jomblo yang kelihatan ngenes alias menyedihkan di dunia mana pun, mau itu di dunia nyata atau juga dunia maya. Jomblo ini populasinya lumayan banyak di dunia maya. Biasanya, mereka ini adalah penghuni forum-forum online dan juga jejaring sosial.

Selain itu, mereka terkenal dengan tweet-tweet yang galau di twitter. Galaunya juga gak berkualitas sih. Bawaannya, kalau gak nulis tentang kesedihan yang begitu mendalam, ya nulis tentang sebelnya mereka ngeliat orang pacaran.

Tipe yang satu ini muda dideteksi kok di dunia maya. Soalnya, mereka ini biasanya terang-terangan. Bisa dibilang, mereka ini jual murah sih. Supaya ada ada yang mau jadian sama mereka, entah siapa pun itu, mereka rela kelihatan status jomblonya itu. Walau aslinya, status hina itu udah disandang lebih dari 5 tahun.

3. Jomblo Tapi Ngakunya Pacaran

Minimal sekali dalam hidup kamu, pasti pernah deh ketemu dengan tipe jomblo yang satu ini. Mereka ini jomblo, tapi ngakunya punya pacar. Alasannya juga macam-macam sih. Kebanyakan alasannya itu, menunjukkan kalau mereka ini gak lagi jomblo. Mereka rela bohong supaya gak dicengin sama orang-orang di dunia maya.

Biasanya, mereka yang jomblo tapi ngakunya punya pacar ini, cari alasan dengan bilang pacarnya lagi di luar negeri. Sebagian lagi, ada yang ngasih alasan lagi LDR. Pas dicari keberadaan pacarnya itu, belum tentu ada. Soalnya, pacarnya itu cuma rekayasa belaka alias cuma tokoh fiksi yang cuma hidup di pikiran si jomblo.

Untuk jadi jomblo yang masuk tipe ini juga gak gampang. Selain harus punya daya imajinasi yang tinggi, jomblo ini juga harus punya skill berbohong tingkat dewa. Kalau gak, pacarnya itu bakalan ketahuan cuma pacar khayalan. Rada miris ya?

4. Jomblo Terselubung

Kalau kamu ada yang pernah baca artikel sebelumnya yang judulnya ' 7 Tipe jomblo di dunia nyata ', pastinya kamu tahu dengan jomblo terselubung ini. Ternyata, selain ada di dunia nyata, mereka juga udah menjelajah sampai ke dunia maya lho.

Tipe yang satu ini agak susah dideteksi. Soalnya, keberadaan mereka hanya diketahui oleh sedikit orang. Yang tahu juga, kebanyakan adalah orang-orang dekat si jomblo ini.Yang tahu dengan mereka ini juga biasanya cuma orang-orang yang deket dengan jomblo terselubung ini.

Mereka ini cenderung menyembunyikan identitas jomblonya kalau di dunia maya. Caranya adalah dengan ngecengin orang-orang yang lagi pacaran di dunia maya atau juga ngeledekin jomblo lain yang lagi gundah. Tujuannya, ya supaya gak kelihatan kalau mereka juga jomblo.

5. Jomblo High Class

Berbeda dengan jomblo-jomblo yang lainnya, jomblo ini satu ini ada di level yang berbeda. Jomblo high class adalah jomblo yang selama ini ngaku kalau dia jomblo. Tapi, dia gak malu ngakuin hal itu. Bahkan, dia melakukan deklarasi diri sebagai jojoba atau jomblo-jomblo bahagia.

Selain itu, pergaulan mereka ini juga gak biasa. Mereka yang masuk ke dalam jomblo high class, sesuai dengan namanya, pergaulannya juga high class. Biasanya, mereka ini sering update status pas lagi di cafe-cafe atau lagu hang-out bareng teman-temannya pas lagi di restoran.

Memang sih, mereka ini jomblo. Tapi, karena kegiatannya yang kebanyakan memakan banyak biaya itu, orang jadi gak terlalu memusingkan status jomblo mereka. Yang ada, orang-orang malah iri dan pengen bisa kayak si jomblo ini bareng pacarnya.

Jomblo Dunia Nyata: 


1. Jomblo Prinsip

Jomblo yang satu ini selalu memiliki prinsip yang kuat dalam dirinya. Untuk bentuk prinsipnya ini bermacam-macam, mulai dari prinsip dari luar dan prinsip dari dalam.

Prinsip dari dalam bagi jomblo ini adalah keinginan supaya bisa dapat pasangan sehidup semati. Jadinya, dia gak mau pacaran dulu. Supaya sekali dapet pacar, bisa langsung nikah dan gak perlu cari-cari lagi.

Ada juga sub tipe jomblo yang disebabkan oleh prinsip dari luar. Maksudnya di sini adalah prinsip yang ditanamkan kepada si jomblo. Contohnya, gak boleh pacaran karena dilarang sama orang tua, gak dibolehin pacaran sama dokter karena punya penyakit bahaya, dan lainnya. Makanya, jomblo ini susah untuk merubah prinsipnya.

2. Jomblo Cakep

Kamu bakalan pernah deh ketemu sama orang yang seumur hidupnya, pacarnya itu bisa dihitung jari. Padahal, orangnya itu udah cakep, tajir pula. Tapi entah kenapa, si orang cakep ini memilih untuk jadi jomblo.

Hal ini dikarenakan si jomblo cakep ini adalah seorang tipe yang pemilih banget. Dia mau pasangannya itu yang pantes buat dia. Dia bukan nyari orang yang sama-sama cakep sih sebenarnya. Tapi lebih ke orang yang percaya diri dan gak rendah diri duluan pas jadi gebetan si jomblo ini.

Makanya, dia butuh orang yang percaya diri dan beneran menerima dia apa adanya. Untuk itu, dia memutuskan jomblo dulu sampai benar-benar ketemu dengan sosok idamannya itu.


3. Jomblo Aktivis

Aktivis itu ada di mana-mana. Mulai dari aktivis lingkungan, aktivis sosial, aktivis politik, sampai aktivis single atau yang biasa disebut dengan jomblo aktivis. Tipe orang ini jumlahnya gak terlalu banyak di masyarakat. Tapi, kamu bakalan nemuin satu dua orang yang masuk tipe ini.

Jomblo aktivis bisa dibilang termasuk dalam jomblo prinsip. Bedanya, prinsip yang diterapkannya bukan dari pribadinya sendiri yang mau jomblo atau dilarang untuk pacaran. Tipe ini memutuskan jadi jomblo, supaya bisa mengabdikan dirinya di bidang yang dia suka.

Dia lebih mementingkan kegiatan berbau aktivis yang digeluti dibanding harus menghabiskan waktu buat pacaran yang menurutnya gak penting. Jomblo ini sebenarnya banyak yang mengincar karena baik hatinya. Sayangnya, dia gak mau pacaran dulu.

4. Jomblo Sok Sibuk

Mirip dengan jomblo aktivis, jomblo yang satu ini termasuk mementingkan kegiatannya yang super banyak itu. Dia gak ada waktu untuk memikirkan masalah pacaran.

Orang yang masuk dalam tipe ini, biasanya adalah orang yang punya banyak kenalan dan susah banget ditemuin. Kamu bakalan nemuin orang ini punya jadwal terstruktur di dalam buku catatannya. Contoh kegiatannya itu, mulai dari rapat organisasi, kerja di kantor, belajar, sampai program sosial ke desa-desa.

Makanya, sebenarnya sih orang ini pengen juga bisa punya pacar. Bisa diajak jalan-jalan kalau lagi libur, manja-manjaan kalau udah malam, atau suap-suapan sambil makan malam. Tapi, mau gimana lagi, soalnya jomblo ini terlalu sibuk sih.


5. Jomblo Geografis

Kalau jomblo yang satu ini, sebenarnya sih bukan jomblo. Dia itu punya pacar, tapi pacarnya itu gak satu kota sama si jomblo. Bahasa kerennya sih lagi LDR atau Long Distance Relationship gitu.

Jomblo geografis ini adalah jomblo yang disebabkan perbedaan geografis antara dua jomblo. Berhubung pacarnya itu di luar kota atau beda letak geografis, orang yang LDR ini bisa masuk ke dalam jenis jomblo geografis.

Keadaannya jomblo ini bisa dibilang lebih miris dibandingkan dengan jomblo yang lainnya. Saat malam minggu, jomblo-jomblo yang lain masih ada kegiatan atau malam mingguan sama temannya, jomblo yang satu ini harus setia dengan layar handphone. Walau begitu, jomblo ini gak bersifat permanen dan dapat diperpendek masanya.

6. Jomblo Terselubung

Jomblo yang satu ini statusnya agak gak jelas alias kabur. Sebenarnya, dia ini jomblo, tapi terselubung. Kenapa dibilang terselubung? Ini karena statusnya yang selalu ditutup-tutupin.

Biasanya, jomblo yang satu ini gak bakalan ngaku kalau dia itu jomblo. Dia pastinya bilang kalau dia itu punya pacar, tapi di luar negeri. Dia selalu mikir, pacaran jarak dekat udah terlalu mainstream. Lagian, itu cuma alasan supaya dia gak keliatan jomblo kok.

Kamu bakalan bisa nemuin orang kayak gini lagi makan sendirian di restoran atau lagi di cafe bareng dan foto seolah-olah dia lagi sama pacarnya. Padahal, itu tangannya dia sendiri. Rada miris sih emang. Tapi, ya mau gimana lagi. Demi harga diri gak jadi jomblo, apa pun dilakukan.


7. Setengah Jomblo

Di antar semua jomblo yang udah disebutkan sebelumnya, jomblo yang satu ini agak jahat alias pengen kamu pukul kalau ketemu di jalan. Setengah jomblo adalah jomblo yang udah punya gebetan, tapi gebetannya ini gak ditembak-tembak sampai sekarang.

Bisa dibilang, tipe jomblo yang satu ini punya nama lain sebagai PHP alias Pemberi Harapan Palsu. Dia suka dekat dengan gebetannya. Bahkan, dia gak bisa hidup tanpa gebetannya itu.

6 Pertanyaan Yang Perlu Kamu Jawab Untuk Mengenal Diri Sendiri

Who Am I ?

6 Pertanyaan Yang Perlu Kamu Jawab 

Untuk Mengenal Diri Sendiri


1. What do I love absolutely?
"Apa yang saya benar-benar nikmati, cintai, syukuri?"

Ini adalah sebuah daftar tentang hal-hal yang membuat kamu merasa excited dan happy, memberikan kamu inspirasi dan energi positif dan merasa lebih hidup. Hal-hal yang benar-benar berarti untukmu. Apapun itu. Tuliskan semua dari orang, benda sampai aktivitas.

Kalau saya, saya benar-benar bersyukur dan menikmati teman-teman terdekat saya, menulis, kolaborasi dengan orang-orang yang keren, yoga, menari, mengajar, berbagi ilmu, diskusi seru dengan teman-teman, bertemu dengan teman-teman baru. melakukan sesuatu yang baru (hampir setiap hari), meja saya, rumah saya juga menyapa pagi, menyanyi sambil mandi, korek kuping dan kopi pertama di pagi hari.

Kalau sulit mulai dari mana, coba setiap kamu merasa happy, semangat, inspired, tuliskan apa yang terjadi atau apa yang kamu lakukan. Dengan berjalannya waktu, kamu akan menemukan patternnya.


2. What do I consider my greatest accomplishments in life?
"Apa yang membuat saya benar-benar bangga?"

Ini adalah daftar semua hal-hal dalam hidup yang kamu berasa sangat bangga; berasa sukses. Accomplishment terjadi ketika kita mengakses kekuatan diri kita. Kita kamu menganalisa kesuksesanmu ini, coba analisa, apakah itu sebuah sikap, perilaku, tindakan atau strategi? Ini juga termasuk hal-hal yang dengan mudah bisa kamu kerjakan. Kalau kamu ingin tahu apa kekuatanmu, coba analisa accomplishments kamu.

Salah satu hal yang saya sangat bangga banget dan agak aneh adalah waktu saya berhasil ngutak ngatik jam di mobil teman saya yang sudah 1.5 tahun lebih tidak di set karena dia tidak tahu caranya. Adalah saya tanya om Google dan ngutak ngatik selama 30 menitan dan akhirnya berhasil. Itu bangga banget. Seperti rasa bangga ketika bisa meluruskan kembali benang kusut atau membikin puzzle 1000 pieces. Ternyata memang kekuatan saya itu curiosity, ngulik dan persisten gila kalau sudah penasaran



3. What would be my purpose if I knew no one would judge me?
"Apa yang jadi tujuan hidup saya kalau saya tahu tidak akan ada orang yang menghakimi saya?"

Ini salah satu pertanyaan yang paling sulit yang harus saya jawab. Dan dalam perjalanan menjawab pertanyaan ini, jawaban yang saya temukan adalah: to inspire one another.
Yang artinya adalah, your purpose dan my purpose sebenarnya sama, yaitu untuk saling menginspirasi satu sama lain.
Caranya? Dengan menjadi 100% diri sendiri, 100% otentik – dengan benar-benar memaksimalkan kekuatan, passion, dan impian.

Impian terbesarmu adalah takdir dan panggilanmu. Kekuatanmu adalah panggilanmu untuk bisa mencapai impian tersebut. Passionmu adalah tanda-tanda dan jalan untuk mencapai impianmu itu.
Kalau tidak ada batasan, dan kamu benar-benar jujur dengan sendiri, apa saja impianmu? Ingin jadi orang seperti apa, dengan kualitas seperti apa? Ingin melakukan apa? Ingin menciptakan apa? Ingin memiliki apa saja?


4. If there were no limits to what I could have or could want in my life, what would that be?
"Kalau tidak ada batasan terhadap apa yang bisa sama miliki atau lakukan di dunia ini, apakah itu?"


Seperti apa hidup yang paling ideal untukmu? Kalau kamu bangun 5, 10 ataupun 20 tahun dari sekarang, seperti apakah hidupmu? Kamu tinggal dimana? Dengan siapa? Rumahmu seperti apa? Dikelilingi apa? Apa yang kamu lakukan? Apa pekerjaanmu? Bagaimana kamu membawa perubahan? Apa yang kamu lakukan di hari itu? Bisakah kamu membayangkannya dengan sangat detil menggunakan 5 panca indra mu?

Jujur, setiap orang yang saya ajak untuk melakukan hal ini mengalami kesulitan. Kenapa? Karena merasa terlalu berangan-angan dan tidak realistis. Tapi mimpi bukan tentang realita, tetapi mengajak kita untuk mendekatkan diri ke hidup yang benar-benar kita deserve.
Seperti papa Diseney yang mengatakan, “If you can dream it, you can do it.” Kalau kita terlalu takut untuk bermimpi, bagaimana kita bisa mencapainya?



5. If I had all the money in the world, what would I do?
"Kalau kamu memiliki akses ke uang yang sangat banyak, apa yang akan kamu lakukan?"

Setelah kamu keliling dunia, membeli rumah dan mobil impian kamu, membeli semua barang-barang yang kamu inginkan, donasi ke keluarga dan charity, bikin usaha sendiri, lalu apa? Apa yang akan kamu lakukan di masa ‘pensiun dini’ ini?

Coba benar-benar pikirkan. Pikir tanpa batasan. Rasakan apa yang benar-benar kamu passionate about dan ingin lakukan. Kalau mau, coba list sebanyak-banyaknya dalam waktu 15 menit, lalu lihat dari 100 hal yang kamu tuliskan, yang mana yang paling mencolok.
Remove limitations, and you begin to visualize opportunity for growth and dramatic change.


6. Who do I admire most?
"Siapa yang benar-benar menginspirasikan saya?"

Saya pernah melakukan aktivitas ini dengan teman-teman di kantor. Masing-masing diminta untuk menuliskan 3 orang yang benar-benar mengisnpirasikannya, lalu menuliskan kualitas-kualitas yang dimiliki orang tersebut (bukan sukses, harta, bendanya). Kualitas-kualitas apa yang dimiliki 3 orang ini yang benar-benar menginspirasikan kita. Kita cenderung mengidolakan orang tersebut karena orang-orang ini memiliki kualitas yang mirip atau kita inginkan tetapi mereka sudah berhasil mengalahkan hal-hal yang melimit diri mereka.

Setelah kita tahu kualitas-kualitas yang menginspirasikan kita, itulah kualitas-kualitas di diri kita yang saat ini butuh di asah. Karena dunia adalah cermin diri kita, kita hanya bisa melihat kualitas tersebut kalau kualitas itu sudah ada di dalam diri kita.





Jangan khawatir kalau kamu tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dalam 1 malam. 
Tetapi ingatlah terus pertanyaan-pertanyaan ini, dan sampai suatu hari nanti, kamu bisa menjawabnya dengan keyakinan tinggi 

Tuesday, 12 May 2015

aljabar linier dan matriks



Buat Temen-Temen Kelas 1-1 Sore
Sekolah Tinggi Teknik Harapan
Ini Bahan aljabar linier dan matriks yang dikasih Bapak Irvan, M.Si
yang butuh Download aja disini

Friday, 1 May 2015

KETULUSAN HATI


Ketulusan adalah keikhlasan hati dalam berbuat..,  banyak orang yang tidak bisa seperti itu. begitu pun dengan aku yang masih belajar bagaimana menjadi orang yang tulus.

Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada sepasang manusia untuk saling…. (saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian dll). Cinta itu sendiri sama sekali tidak dapat dipaksakan, cinta hanya dapat brjalan apabila ke-2 belah phiak melakukan “saling” tersebut… cinta tidak dapat berjalan apabila mereka mementingkan diri sendiri. Karena dalam berhubungan, pasangan kita pasti menginginkan suatu perhatian lebih dan itu hanya bisa di dapat dari pengertian pasangannya.

Cinta adalah memberikan kasih sayang bukannya rantai. Cinta juga tidak bisa dipaksakan dan datangnya pun kadang secara tidak di sengaja. CInta indah namun kepedihan yang ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Batas cinta dan benci Memaknai cinta tidak hanya mengikuti hawa nafsu dan keinginan semata tanpa mempertimbangkan akibatnya. Mencintai tdak selalu memberikan kebaikan, begitu juga dicintai tidak selalu menimbulkan kebahagiaan. Diperlukan keseimbangan antara mencinta dan dicintai. Tidak salah jika kemudian banyak yang mengatakan bahwa mencintai adalah satu keputusan. Sebuah keputusan yang harus dipertimbangkan dengan penuh kesadaran. 

Wednesday, 8 April 2015

HANYA INGIN - FLOWRIC ANTHEM LIRIK & VIDEO

HANYA INGIN - FLOWRIC ANTHEM LIRIK




Mungkin hanya lewat lagu ini aku bisa mengungkapkn perasaanku trhadapmu. Agar Kamu Tau perasaan hatiku.




MP3 nya Download disini

Bayangmu selalu menyelimuti setiap Angan ku ,
Disetiap gerak-gerik, Tak terlepes oleh Imajinasi ...
Yang terus bergerak bebas .
Mengenangmu disetiap saat ..
Perlu Kau sadari bahwa ku tak bisa,melupakanmu ..

Ku hanya Ingin mencoba mendapakatkan Dia ..
Untuk selamanya bahagia dalam hidup Ku...
Takkan Pernah meninggalkan dan Lupakannya .
Sampai Kapanpun Juga kita S'lalu Bersama ..

Terasa Beda setelah Aku Lakukan..
Kupikir-pikir semua hanya tinggal Kenangan ..
Perjuangan Ku selama Ini hanyaLah Angan ..
Telah habis semua Perjuangan yang terlewatkan ..

Sangat besar Pengorbanan ku yang Ku perbuat .
Tapi Kau tolak Aku, Ku jadikan semangat ..
Ku terima semua ini dengan tangan diDada
Apa bisa Di kata ?
Ku tak bisa bersamanya ..

Setiap Detik ku Terus berfikir Tentangnya..
Mengapa kau Tega, Melakukan Ini semua ?
Mungkin Ini Jalan Terbaik untuk Diriku ..
Agar Kau bisa menjauh dari Dekap Ku ..

Memori Indah yang pernah Kita Lalui ..
Akan menjadi Ingatan ku setiap Hari ..
Bila Kau mau Menerima Ku Kembali Lagi ..
Tak Kulepas Kau dari Hidup Ku . Oh Kasih ..

Ku hanya Ingin mencoba mendapakatkan Dia ..
Untuk selamanya bahagia dalam hidup Ku...
Takkan Pernah meninggalkan dan Lupakannya .
Sampai Kapanpun Juga kita S'lalu Bersama ..

Sejenak Tersentak Dari tidur Panjang ku ..
Dan tanpa terasa Kau sudah beranjak Pergi ..
Tinggalkan Semua kenangan Indah bersama Ku .
Tanpa ada suatu Penjelasan yang tak Pasti ...

Mencoba menyesali yang Terjatuh kepadaKu .
Tentang cinta yang Telah Lama pergi ..
Dari ku, Dan takkan Mungkin pernah Mengisi hati Ku Ini seperti dulu Lagi ..
Mencoba mengisi hari-hari Ku Lagi tanpa dirimu .
Kini ada disampingku, Walau terasa Berat ..
Tapi kuharus jalani hidup Tanpa ada Dirimu Kini ...
Disisi ku sekarang semua Telah berakhir Jua ..
Pengorbanan Ku s'lama ini Hanya sia-sia ..
Terimakasih Atas semua yang telah kau Berikan ..
Agar tak kan Teringat dalam Satu kenangan ..

Ku hanya Ingin mencoba mendapakatkan Dia ..
Untuk selamanya bahagia dalam hidup Ku...
Takkan Pernah meninggalkan dan Lupakannya .
Sampai Kapanpun Juga kita S'lalu Bersama ..

Menjalani di Sepanjang hari tanpa dirinya ..
Diam tak berdaya akibat Cinta dariNya ..
Ku Ingin satu hal dari dalam dirinya ..
Tapi Mustahil untuk mendapatkan Itu semua ..

Tercipta sebagai Pasangan dari dirinya ...
Tetapi jauh dibanding sifat Aslinya ..
Harus Ku Jalani hidup walau Perih bagi Ku ..
Tak bisa mengelak ...
Karna ini bukan hidup Ku ...



Friday, 13 March 2015

PELAMPIASAN CINTA


Awalnya aku tak pernah menyangka jika kau dan aku akan menjadi kita. Awalnya aku tak pernah menyangka jika kau kini menjadi orang yang akan selalu ada di sampingku. Bahkan awalnya, aku menyangka dialah laki-laki yang sedang aku peluk erat lenggannya, bukan kamu seperti saat ini. Namun, aku harap kau tak salah paham, walaupun awalnya aku tak menyangka, kini aku sadar aku sungguh mencintai dan menyayangimu sebagai kekasih, bukan seorang adik.

Langit malam di kotaku kali ini benar-benar begitu indah, dinginnya angin malam semakin membuat malam ini begitu menggoda. Aku menolehkan wajahku pada sosok laki-laki yang saat ini sedang berada tepat di sisiku, aku mengelus lembut wajahnya yang begitu dingin. Laki-laki itu memberikan senyuman terhangat padaku di tengah dinginnya malam, dan kecupan hangat yang mendarat di keningpun benar-benar membuatku semakin menyayangi laki-laki itu. Aku memeluk lengannya semakin erat, hingga tak ada yang mampu memisahkan kita, bahkan angin malam pun enggan mengganggu kehangatan kita. Malam itu Bandung benar-benar membuatku sempurna.

—

Hari berlibur telah usai. Bagiku beberapa minggu berada di California lumayan juga. Pohon-pohon palem, Samudera Pasifik yang amat begitu luas membentang hampir seluas langit, warna-warna pastel yang sedang in, semua itu mampu membuatku terpesona. Aku harap setiap liburan semester California akan selalu tetap mempesona. Memang benar, setiap enam bulan sekali aku, ayah, dan ibuku pasti akan pergi ke California Utara itu untuk sekedar melihat keadaan Nenek. Sulit sekali membujuk nenek untuk pindah ke Indonesia, alasan nenek sih simple yaitu kenangan. Oke, sebagai anak muda aku begitu paham jika menyangkut kenangan, mungkin kepergian kakek masih begitu meninggalkan luka, jelas saja kakekku meninggal karena kecelakaan beberapa bulan yang lalu. Oh, ya walaupun aku cucu dari nenek dan kakek yang berada di California, liburan ini adalah kali pertama aku berada di kediaman mereka. Tapi bukan berarti aku tidak pernah bertemu nenek dan kakekku, biasanya merekalah yang mengunjungi kami, mereka bilang rindu Indonesia, tapi tak mau meninggalkan California. Mungkin kenanganlah yang sulit mereka tinggalkan.

Rasa lelah dan kantuk begitu melekat, aku masih sulit untuk keluar dari jeratan tempat tidur yang sudah aku tinggalkan selama aku di California. Sementara di luar kamar ibuku sudah ngomel-ngomel karena ternyata bukan cuma aku yang masih sulit keluar kamar, ayahku pun sama denganku, jelas saja sepagi ini ibu sudah uring-uringan seperti ini.
“ya sudah ayah, ibu Vivi pamit ya, bye” aku mengecup pipi kedua orangtuaku itu.
“hati-hati sayang” mereka melambaikan tangan dan melemparkan senyum yang selalu berhasil membuatku begitu bersemangat, apalagi ini adalah hari pertama dimana aku harus kembali menjalani aktifitasku sebagai murid SMA, setelah kami berlibur ke California.

Tidak terlalu pagi memang, namun suasana di dalam kelasku masih begitu sepi, mungkin mereka sama denganku, malas untuk kembali beraktifitas setelah hampir satu bulan kami berlibur. Namun, selain senyuman hangat kedua orangtuaku, ada penyemangat lain yang membuat aku harus selalu datang ke sekolah. Bahkan jika tidak sampai masuk rumah sakit, jika hanya flu atau demam biasa aku akan memaksakan untuk tetap datang ke sekolah, alasannya adalah karena mereka, sahabatku, kakakku, dan dia.

“hallo cantikkk” suara super melengking itu akhirnya kembali aku dengar, dia adalah Susan, sahabatku – satu-satunya. Aku memiliki banyak teman tapi tidak untuk sahabat.
“hai suara emasss” aku berteriak tepat di telinga kanannya. Dia sempat meringis, namun tak lama dia akhirnya duduk di sampingku.
“ah bisa aja deh lo, eh gue kangen banget Vi, gimana-gimana lo harus certain semua tentang California sama gue, HARUS!” Susan menekankan suara pada kata ‘harus’ ya jadi mau tidak mau aku harus menceritakan semua apa yang aku lihat pada sahabatku itu.
“tapi ada syaratnya San, lo harus certain apa yang lo tau dan gue enggak masalah kak Willy selama gue di California, oke?” Awalanya, Susan begitu terlihat ragu namun akhirnya dia tersenyum dan menyatakan bahwa syaratnya akan dia penuhi.
Dengan begitu serius Susan mendengarkan apa yang aku ceritakan, sebentar-sebentar dia terpukau tapi satu detik setelah itu dia bilang ‘ah itu biasa aja Vi’. Dia memang sahabatku yang super rempong, tapi dia begitu mampu membuatku tertawa.

“oke, itu A sampai Z mengenai California. Sekarang gimana kak Willy? dia sempet tanyain gue gak?” aku selalu antusias jika kami membahas tentang senior kami yang bernama Willy.
“hmm selama liburan ini dia sakit Vi, dia kena tifus. Tapi tenang dia hari ini masuk sekolah kok, dan waktu gue bareng kakak gue jenguk, dia sempet nanyain lo kok”
Aku sempat terkejut mendengar apa yang dikatakan Susan. Sakit? ah harusnya aku ada di sisi kak Willy. 10 bulan bagiku itu adalah waktu yang cukup melelahkan untuk menunggu seseorang. Namun, aku masih begitu setia dengan kelelahan ini, karena memang hal yang melelahkan itu sendiri lah yang membuat ku tetap bertahan, karena dia selalu memberi banyak harapan.

Semakin lama, banyak yang mulai mengetahui bahwa aku mencintai kak Willy, dan aku yakin kak Willy pun tahu jika aku mencintai dirinya. Namun, tak ada sikap perubahan apapun yang terlihat darinya. Ia tetap sama saja dengan sebelumnya. Aku tak pernah tahu apa maksud dari sikapnya padaku selama ini, ia begitu dekat denganku, namun, ia masih tetap saja menggantungkan kedekatan kita, ia tetap saja memberikan beribu harapan padaku, walaupun tak ada satu harapan pun yang ia buat menjadi kenyataan.

Setelah mendengar kabar dari Susan, aku bergegas menemui kak Willy di kelasnya. Sebenarnya agak ragu untuk menuju kelasnya itu, jelas saja kelas kak Willy berada di paling ujung, dan mau tidak mau aku harus melewati sepuluh ruangan kelas dua belas. Sementara semua mata para senior itu begitu menyeramkan, apalagi melihat aku berlari dan mereka merasa terganggu. Ada beberapa senior yang berteriak, ada yang melotot, namun kebanyakan dari mereka kebingungan. Dan ketika sampai di depan kelas kak Willy, aku melihat dia sedang dikerumuni teman-temannya, mungkin mereka juga ingin tahu bagaimana keadaan temannya itu. Aku tak mampu berbuat apa-apa, jika aku tiba-tiba mengetuk pintu dan ingin meminta izin untuk berbicara berdua dengan kak Willy mungkin belum sempat aku menanyakan keadaan kak willy aku sudah menjadi bahan pelototan teman-teman kak Willy. Hih aku merinding sendiri, namun ketika aku akan pergi meninggalkan kelasnya, seseorang melambaikan tangannya padaku. “kak Ridwan” aku berteriak dan membalas lambaian tangannya. Aku segera menghampirinya. Namun, aku rasa ketika aku berlari dan berteriak nama kak Ridwan, dan juga ketika aku kembali menoleh ke arah kelas kak Willy, ia sempat keluar dari dalam kelasnya dan melihat aku dan kak Ridwan berpelukan.

—

Akhirnya kami memutuskan untuk memilih restoran Jepang untuk makan siang kali ini. Selera kami selalu sama, kami memesan mie ramen yang tingkat kepedasannya sangat tinggi. Aku sudah merasa cocok dengan kak Ridwan, dia begitu baik, dia selalu menyempatkan waktu untukku, dia selalu membelaku, dia selalu membuatku menjadi spesial, dan kami saling menyayangi. Ah, pokoknya kami berdua sangatlah cocok untuk menjadi saudara kandung, tapi sayangnya kita bukanlah saudara kandung, bagiku dia adalah ‘kakak ketemu gede’. Sejak kecil aku selalu bemimpi ingin memiliki saudara laki-laki apalagi seorang kakak, namun itu tidak mungkin karena menurut dokter ibuku tidak bisa mengandung dan melahirkan lagi, karena ada kelaianan dalam rahimnya. Namun, benar tak ada yang tidak mungkin, toh kakak laki-laki kini bukan hanya khayalan saja, kak Ridwan kini ia bukanlah senior biasa bagiku, namun dia adalah kakakku.

“gimana Vi, California?”
“lumayan kak, kakak gimana Surabaya?” aku selalu senang jika kami memiliki waktu berdua seperti ini. jelas saja, walaupun kak Ridwan selalu berusaha menyempatkan waktunya, tapi di sisi lain aku selalu tidak enak, apalagi ingat jika kak Ridwan memiliki kekasih.
“lumayan” dia menjawab dengan datar. “Cuma lumayan doang?” aku benar-benar bingung dengan jawaban kak Ridwan.
“memangnya kenapa? bukannya kamu juga tadi jawab lumayan yah?”
“hah? ohh iya ya” aku menggaruk-garuk kepalaku, lagi-lagi aku selalu terlihat garing di depannya. Namun, tak lama kak Ridwan tertawa dan mengacak-ngacak rambutku. Sampai akhirnya mie ramen super pedas pesanan kami telah datang.
“oh ya kak, kakak tau kan kak Willy sakit dan sampai masuk ruangan perawatan? aduh aku jadi kasihan, dan rasanya aku mau meminta maaf karena aku gak ada waktu dia sakit, gimana menurut kakak?” aku yakin kak Ridwan sudah bosan mendengarkan aku yang selalu mencoba membahas tentang kak Willy, sampai-sampai ia hanya menjawab dengan bahasa tubuh, mengangguk, menggelengan, atau hanya merespon dengan ‘hm’ ‘oh’ ‘ya’.
Namun, setelah mie ramen miliknya telah habis ia santap, kak Ridwan mulai membuka mulut.
“kamu masih tetep suka sama Willy Vi? apa kamu gak cape nunggu hampir satu tahun, di gantung kayak gini? dan kamu gak lupa kan yang ngerasa dia gantung itu banyak”
“kak, kak Willy ngasih aku harapan ko, dia gak gantung aku seenaknya. Setidaknya aku di gantung pake gantungan yang bagus, bukan yang udah karatan. haha” aku mencoba menjawabnya dengan lelucon, tapi aku rasa itu benar-benar tidak lucu, maka dari itu aku tak suka jika masalah perasaan di kait-kaitkan dengan lelucon. Karena bagaimana pun tak selaras.
“mau pake gantungan baru atau udah karatan sama aja Vi, sama aja di gantung, dan nunggu sampe kering itu lama”
“tapi kalau udah kering pasti di lepas dari gantungan kan kak?”
“tuh kan kamu udah lupa lagi, kalau kamu di lepas dari gantungan semua juga akan ikut dilepas, gimana tuh? kepastiannya? dan kamu harus inget dia menyebarkan benih-benih harapan ke semua gantungannya”
“aduh udah lah, tambah gak ngerti. Mening pulang yuk kak” aku menarik lengan kak Ridwan.

Kami menaiki sepeda motor, dan selama dalam perjalan kak Ridwan mengantarkanku pulang, aku terus memikirkan pembicaraan kami tadi. Jujur aku sama sekali tidak mengerti, namun aku mampu menangkap bahwa initinya kak Ridwan menyuruhku berhati-hati, dia khawatir jika aku sampai menjadi korban harapan palsu kak Willy.

—

“Vi, kakak denger kamu udah nunggu kakak hampir setahun, bener? ngapain sih kamu mau kakak gantungin kayak gini? apa begitu spesial kakak di mata kamu? mending kamu pacaran aja sama si Ridwan. Haha” aku begitu terkejut mendengar apa yang telah kak Willy katakan, apalagi ia mengatakannya dengan tertawa terbahak-bahak. Ini bukanlah lelucon! Aku benci jika masalah hati di anggapnya hanya sebatas lelucon. Seketika suhu tubuhku memanas, tenggorokanku terasa perih, mataku memerah dan berair, aku lantas berdiri dan menatap sang pujaanku itu dalam-dalam. ‘kau fikir bagaimana? aku menunggumu hampir satu tahun! Setiap hari aku terus memikirkanmu! Sebentar-sebentar tertawa, lalu menangis. Aku selalu tegar jika terkadang kau tak menganggapku! Karena aku yakin kau akan memilihku. Tapi sekarang, kau menganggap ini hanyalah lelucon? brengsek!’. Rasanya ingin sekali mengatakan itu semua, namun apa daya hati ini tak tega jika membiarkan mulutku mengeluarkan kata-kata yang begitu kasar seperti itu. mulutku membeku, air mataku mulai menetes, dan akhirnya aku berlari meninggalkan laki-laki yang selalu aku puja itu.

“kamu kenapa Vi?” Susan begitu terlihat kebingung, karena melihatku menangis seperti ini.
“kak Willy Vi. Hiks hiks” rasanya aku tak sanggup untuk menceritakan apa yang telah terjadi pada sahabatku itu. Namun Susan terus saja memaksaku untuk menceritakannya. Hingga akhirnya aku kalah, dan menceritakan apa yang telah kak Willy perbuat padaku.

“apa? bener-bener brengsek itu orang! Mentang-mentang dia terkenal, dia seenaknya mainin cewek kayak kamu!” kini Susan melepaskan pelukannya.
“Vi, kamu juga sih yang salah! Udah tau dia kayak gitu tetep aja lo tuh nunggu dia!”
Benar, benar sekali apa yang dikatakan Susan. Sepertinya aku tak pernah merasa jera untuk mencintai, menunggu, bahkan tersakiti oleh kak Willy. Dan jika harus jujur, dengan kejadian yang baru saja terjadi, itu semua sama sekali tak menjadi alasan untuk aku berhenti mencintanya. Hanya saja, aku membutuhkan sedikit waktu untuk memulihkan perasaanku ini.

—

Pagi kini kembali menyapa. Namun, berbeda dengan pagi-pagi yang sebelumnya, hari ini aku begitu tak bersemangat untuk memulai hari. Seperti biasa ibu sudah ngomel-ngomel karena aku dan ayah belum juga keluar kamar. Aku melirik sebuah buku bersampul kuning yang berada tepat di sebelah pipiku. Sebuah buku diary. ‘hallo mimos, thanks ya semalem kamu udah mau jadi tempat curhatanku lagi, kamu gak bosen kan kalau aku terus tulis tentang kak Willy?’ mungkin terlihat seperti orang yang tidak waras, namun aku selalu berusaha menjadikan diary itu hidup. Mimos, biasa aku memanggilnya. Di dalam buku itu, semua membahas tentang kegalauan untuk mencintai dan menunggu sosok kak Willy. Dan ada satu fotonya yang aku tempel, yang benar-benar terlihat begitu gagah. Namun selain kak Willy, aku pun menempelkan foto kak Ridwan dalam buku diaryku itu. Aku merasa, selain foto kak Willy, akupun harus menempelkan foto kak Ridwan.

“kakak udah denger semuanya dari Susan. Terus mau kamu sekarang gimana?” aku begitu terkejut dengan kehadiran kak Ridwan yang secara tiba-tiba menemuiku di dalam kelas.
“hah? maksud kakak?”
“kamu gak perlu lagi nunggu dia”
“loh, apa sih yang kakak omongin? aku memang begitu sakit hati atas apa yang dikatakan kak Willy. Tapi sekarang udah enggak ko, kakak ga perlu khawatir, karena bahkan sekarang aku tambah yakin sama kak Willy. Kakak tau gak? tadi pagi pas aku buka pintu, ada bunga mawar tepat di depan pintu. Awalnya aku heran, tapi gak lama kak Willy lewat rumahku, dan akhirnya kita berangkat bareng deh. Hehe”
“terus kamu yakin kalau bunga itu dari dia?”
“iya dong” jawabku singkat.

Sama dengan kak Ridwan, Susan terlihat kurang begitu yakin, jika kak Willy lah yang sudah memberikanku sebuah bunga. Namun, walaupun kak Ridwan dan Susan tak menyukai kak Willy, aku tetap yakin jika suatu saat aku dan kak Willy akan bersama.

—

Tak terasa liburan akhirnya akan tiba lagi. California akan menjadi tujuan keluargaku berlibur, sama dengan liburan sebelumnya. Dan hari ini adalah hari terakhir dimana aku harus berangkat sekolah, sebelum besok aku harus pergi mengunjungi nenek dan kakekku.
“iya San, besok gue berangkat. Liburan kali ini kayaknya gue bakal kangen berat nih sama kak Willy, hehe”
“ah lo Vi, bukannya setiap liburan yang paling lo kangenin tuh si Willy ya”
“ya, iya sih. Tapi lo tau kan satu bulan ini gue lagi deket-deketnya sama dia. Gara-gara mawar itu loh San, lo masih ingetkan?”

Ya, liburan kali ini aku pasti akan begitu rindu pada sosok pujaanku itu – walaupun benar apa yang dikatakan Susan, setiap liburan yang membuat aku ingin cepat masuk sekolah ya kak Willy. Namun, kali ini berbeda, sepertinya hari terakhir sekolah ini kak Willy akan meresmikan hubungan kami. Entahlah aku begitu merasa yakin akan hari ini, apalagi tadi pagi aku melihat kak Willy membawa setangkai bungan mawar sebelum akhirnya dia masuk ke dalam kelasnya.
Di dalam kelas aku terus merasa deg-degan, sepertinya Susan juga ikut deg-degan, namun dia bilang dia bukan deg-degan karena kak Willy akan menyatakan perasaanya padaku, namun sebaliknya, Susan takut jika aku hanya ke geer-an saja.
“eh ayo ayo keluar, coba liat di lapangan basket ada tontonan bagus” suara teman-teman kelasku silih berganti mengatakan hal yang sama. Aku dan Susan begitu penasaran dengan apa yang telah membuat hampir seluruh isi sekolah pergi ke lapangan basket.
“sudah lama aku terus mencari sosok wanita yang cocok untukku. Terserah kalian, kalian mau mengatakan aku playboy, cowok pemberi harapan palsu, terserah! Karena jujur, itu semua aku lakukan karena aku ingin mencari sosok wanita yang pas untukku. Dan akhirnya aku menemukan wanita cantik yang sudah mencuri perhatianku, dan itu adalah, Margaretta Putri. Retaa kamu mau kan jadi pacar aku? kalau kamu mau kamu terimalah bunga mawar merah ini”
Semua bersorak, mengatakan ‘terima’. Mungkin hanya akulah yang sangat tak kuasa mengatakan ‘terima kak Willy, Retta’ – maksudku aku dan banyak wanita yang merasa kegeer-an oleh kak Willy.

—

“kamu dingin Vi?” aku mengangguk dan memeluk lengannya semakin erat.
“mau pulang?” aku menggelengkan kepalaku.
“kakak sayang sama kamu Vi” dia mengecup keningku.
Rasanya, tak ada yang lebih indah dibandingkan dengan semua ini. Aku merasa aku sudah sangat begitu bodoh, karena aku sudah bersikap seperti itu dulu. Aku selalu ingin sosok lelaki yang aku puja dulu itu peka akan apa yang selalu aku perbuat untuknya. Namun, aku sendirilah yang malah tak peka. Bodoh memang.
“Vi, sebenarnya selain kakak suka sama kamu. Ada satu hal lagi yang dulu belum sempat kakak jujur sama kamu” kini aku mengerutkan dahiku.
“memangnya apa kak?”
“kamu masih ingat kan, dengan bunga mawar yang dulu ada di depan pintu rumah kamu dulu?”
“hah? iya aku masih ingat kak, dari cowo brengsek itu kan?”
Laki-laki itu melepaskan lenganya yang sedari tadi telah membuatku tubuhku begitu hangat.
“bukan Vi, itu bukan dari Willy. Tapi itu aku yang kasih. Maaf Vi aku kurang begitu berani buat ngasih kamu bunga langsung. Aku pengecut Vi”
Aku begitu terkejut dengan apa yang telah aku dengar. Rasanya aku ingin berteriak, dan aku begitu sangat marah. Hampir kurang lebih lima menit aku diam dan menekuk wajahku, sementara kak Ridwan kini berhenti menangisi penyesalannya.
“kamu kenapa Vi? kamu marah” suara laki-laki itu begitu terdengar lirih di telingaku.
“iya kak, aku marah. Aku marah pada diriku sendiri kak. Maafkan aku kak, maaf” kini tangisku lah yang pecah. Aku memeluk erat kekasih baruku itu.
“Vi, kakak sayang dan cinta sama kamu. Mungkin dulu kakak begitu kurang pemberani, sehingga kakak hanya menganggapmu adik. Tapi ketahuilah, status kakak dan adik itu hanyalah bentuk pelampiasan ketakutan aku untuk mencintaimu.”

PERJUANGAN CINTA


Gadis itu berjalan pelan-pelan tidak tergesa-gesa, saat menuju ke sekolah, saat itu masih pukul 06.45. ia adalah gadis yang cantik, baik, disiplin, tepat waktu. Gadis itu bernama Siska. Ia tidak pernah terlambat untuk datang ke sekolah dan juga selalu mengerjakan tugas sekolah dengan rajin dan tepat waktu.

Setelah tiba di sekolah, siska bertemu dengan sahabatnya syiva ,ada sekelompok geng yang tidak menyukai siska dan syifa yaitu angel, bianka dan adisti mereka adalah orang yang sangat tenar di sekolah, dan mereka bergaya hidup serba mewah, Angel adalah ketua dari geng itu dan sangat disukai banyak anak-anak cowok di sekolah, tetapi sayang sifatnya egois dan sok berkuasa.

Suatu hari Angel marah dengan siska karena niko adalah cowok yang ditaksir angel, dari awal mereka bertemu, karena niko itu cowok yang keren, baik hati, ganteng, kece banget. Dan tiba-tiba di hati niko muncul perasaan bahwa niko menyukai siska, setelah lama dekat, Angel merasa tersingkir dan marah pada siska, angel dan kedua temannya bianka dan adisti menghadang siska dan syifa, saat bel pulang sekolah. Disitu angel sangat marah terhadap siska dan beranggapan kalo siska adalah cewek yang genit dan hanya sekedar memanfaatkan niko saja, tapi itu berbanding terbalik dengan kenyataan.
“Lo itu Cuma memanfaatkan niko aja kan? Jelas angel marah.”
“Aku gak tau maksud kamu apa?” jawab siska polos.
“udah deh, gak usah ngeles, gue udah tau semuanya”
“denger ya, aku gak pernah manfaatin niko sama sekali!”
“tetep aja lo ngeles” jawab siska egois.
“terserah kamu mau ngomong aku gimana, yang penting aku gak seperti apa yang kamu omongin!”.
“dasar! niko itu punya gue dan gak pantes buat lo!”.
Tiba-tiba niko datang dan melerai pertikaian mereka berdua. “kalian itu apa-apaan sih?!, ada masalah apaan kok, kalian jadi berantem gini, gak malu dilihatin orang?!” sambil melerai mereka berdua
“dia tuh yang cari masalah duluan sama aku” jawab angel ngeles.
“siapa yang cari masalah sama kamu sih, kamu yang tiba-tiba dateng menghadang aku, terus marah-marah sendiri” jelas siska panjang lebar
“iya bener tuh angel gak ada angin gak ada badai langsung marah-marah ke siska tanpa sebab, aneh!” jelas syifa balik
“udah syif biarin aja” jawab siska sambil menitikan air mata yang jatuh.
“sis kamu jangan diem gitu aja dong, emang siapa dia marah-marahin kamu gitu aja, niko si angel gak suka dan marah ke siska gara-gara kamu deketin siska”.
“gak usah bohong deh kamu, niko dia itu mau ngerebut kamu dari aku, dan dia cuma manfaatin kamu aja!”.
“angel dengar ya, aku gak pernah ada perasaan sama kamu dan siska juga gak pernah manfaatin aku sama sekali, jadi tolong jangan fitnah siska yang enggak-enggak!”.
“terserah deh!”.
“jadi aku mohon kalian baikan, jangan ada permusuhan lagi”
“oke fine, ini aku lakuin demi kamu!” sambil nunjuk ke arah adnan.

Akhirnya mereka akhirnya mau baikan, walau angel ngelakuin itu dengan terpaksa, tapi demi orang yang dia sayang, dia mau ngelakuin itu semua. Hari demi hari siska dapat bersekolah seperti biasa tanpa ada permasalahan lagi termasuk dengan angel, sekarang niko dan siska semakin akrab dan dekat.